Biodata dan Fakta Elang Putra Nuraga


AtizfR3CQAAWDpY.jpg large

  • Nama Lengkap           : Elang Putra Nuraga
  • Nama Panggilan        : Elang
  • Lahir                               : Yogyakarta, 4 April 1994
  • Hobi                                : Bermain gitar
  • Agama                            : Islam
  • Alamat                            : Jl. Kaliurang KM. 6, Sawit Sari, Yogyakarta
  •  Grup Band Favorite : Sheila On 7, Jagostu, dan muse
  • Guitaris Favorit          : Eross Chandra, David Gilmour, Keith Richards, Abdee Slank

TENTANG ELANG NURAGA :

Elang Nuraga ‘The Finest Tree’yang memiliki nama lengkap Elang Putra Nuraga lahir di Yogyakarta 4 April 1994 (sekarang berusia 18 tahun). Merupakan kakak dari Cakka Nuraga. Elang mulai mengenal musik dari kelas 6 SD. Gitar adalah alat musik yang dikuasainya. Mengidolakan Sheila on 7 semenjak masih SD terutama sang gitaris Eross Candra. Pada tahun 2012, akhirnya mendirikan Duo bersama adiknya yaitu The Finest Tree yang diproduseri oleh idolanya sendiri Eross Candra. Tak hanya itu selama Eross Candra berada di Amerika, Elang berkesempatan menggantikan posisinya sementara menjadi gitaris Sheila on 7. Elang pun mempunyai fans bernama E~LUVers! ;)

Semasa SMP, Elang mempunyai band. Terdiri dari Yukiri Band, Jongkids Band dan Bit Band.

- Tentang Yukiri Band

Rez- Q (bass), Elang (gitar), Shazlin (vocal), Talcha (drum)

Yukiri Band Adalah 4 remaja usia belasan tahun, rata-rata masih duduk dibangku SMP. Pengalaman bermusiknya pantas untuk diceritakan. Meski usia tergolong hijau namun secara individu mereka telah sering menginjak karpet panggung musik even besar dan menyandang berbagai prestasi.

Kegemaran 4 remaja ini pada musik-musik Jepang membuat mereka sepakat membentuk grup yubikiri, yang artinya ‘pinky-swear’ atau ‘janji Jari kelingking’, ritual yang biasanya dilakukan anak kecil saat mengikat janji.

Dibentuk 9 September 2007. Memiliki prestasi awal yang cukup menggembirakan – ketika pertamakali mengikuti kompetisi:

Menyabet Juara 2 / runner-up Yogyakarta J-Band Battle 2007 – Kompas Gramedia Group. Sekaligus menyandang predikat dari juri sebagai ‘The Rising Stars J-Band Yogyakarta’ pada ajang kompetisi yang didominasi peserta dewasa tersebut.

Panggung bukan hal asing lagi bagi anak-anak ‘ABG’ ini. Berbagai event “dunia jepang-jepangan” telah mereka jelajahi. Kepolosan penampilan gaya pentas didukung skill bermain musik yang mereka miliki, membuat Yubikiri semakin dikenal dan banyak pendukung seusia maupun dewasa.

Adakah yang salah bila Yubikiri hadir dan share di dunia musik Indonesia dengan apa adanya kepolosan bocah? Meski kecil kadang bukan berarti sepele. Little but not Trivial.

- Tentang Bit Band

Elang (gitar), Talcha (drum), Rez-Q (bass)

BiT adalah 3 remaja cowok yang berniat mengekspresikan jiwa musik mereka kedalam panggung musik Indonesia. Sebagai remaja, usia tentu saja masih belasan tahun, Talcha dan Rezq 15 tahun sementara Elang belum lama berselang menginjak usia empatbelas.

Aliran musik? mereka tidak pilih-pilih memainkannya. Pada dasarnya semua aliran mereka suka. Namun dalam keseharian lebih banyak menyentuh genre rock, pop alternative, kadang reggae bahkan jazz.

Prinsipnya mumpung masih muda, butuh banyak masukan bermacam genre musik sebagai referensi yang secara diam-diam akan memberikan warna dalam soul musik mereka kini maupun mendatang.

3 remaja penyuka Larc~en~Ciel, GNR, Radiohead dan Alterbridge ini tidaklah terlalu muluk-muluk dalam menyikapi keterlibatan mereka di dunia musik Indonesia. Sebagaimana layaknya pelajar, sekolah tetap nomor satu. Bermain musik mengalir saja apa adanya, namun bukan berarti sebuah stagnasi, mengasah kemampuan diri tetap dijalani. Karena mereka juga memahami bahwa bermain musik untuk publik tanpa skill yang memadai sama saja dengan bunuh diri.

inilah profil singkat mengenat 3 remaja yang meresmikan pembentukan BiT-band pada tanggal 1 Agustus 2008 ditandai dengan pentas perdana 30 Juli 2008 di JogjaTV. Ulasan lebih jauh tentang mereka bisa diikuti sejalan dengan aktifitas band ini ke depan.

- Tentang Jongkidz Band

JOGKIDZ adalah sebuah komunitas yang menampung anak-anak dan remaja jogja yang memiliki bakat di bidang musik – atau paling tidak – penyuka musik dan memiliki ketertarikan untuk memainkannya.

komunitas ini dibentuk pada tanggal 5 April 2007. Awalnya hanya terdiri dari 4 remaja SMP dan satu bocah SD, Dalam perjalanannya bergabung lagi 1 remaja putri yang tertarik dan menggeluti bidang vokal. Mereka adalah: Cakka, Talcha, Elang, Rez-q, Yudist dan Shazlin.

Minat mereka dibidang musik sangatlah besar, kegiatan bermusik dari panggung demi panggung mereka jalani dengan penuh semangat. Kalah atau menang dalam suatu kompetisi bukanlah tujuan akhir, yang terpenting adalah pengalaman yang dapat dipetik dari semua itu.

Tak kurang dari satu tahun perjalanan komunitas ini, kini Jogkidz sebagai komunitas telah memiliki 2 grup band yang kini cukup memiliki nama di blantika musik Jogja. Yubikiri, adalah grup beraliran japanese. Dan satulagi BiT memiliki aliran Britt music. Entah berapa grup band lagi akan lahir dari komunitas Jogkidz ini, hanya perjalanan waktu sajalah yang dapat menjawabnya.

Jogkidz, adalah bocah-bocah jogja yang punya mimpi apa adanya…

Sabtu, 18 Agustus 2007, sore pukul 16:30, Malioboro Mall Yogyakarta.

Menyambut hari Kemerdekaan Indonesia, Jogkidz ikut menyemarakan acara bergabung dalam Festival Merah Putih 2007 yang diselenggarakan Radio Yashika FM pertengahan Agustus lalu.

Ikut Festival? Ya memang demikian. Bukan prestasi ataupun hadiah yang akan dikejar, namun semangat turut berpartisipasi menyambut kemerdekaan ke 62 negeri tercinta inilah yang jadi alasan utama.

Seperti laiknya band-band peserta, Jogkidz menjalani tahapan-tahapan yang telah digariskan official festival. Mengikuti audisi yang dijubeli 55 grup peserta dari berbagai kalangan usia. Terlihat diantara grup peserta banyak terselip beberapa nama player personel grup-grup ‘indie’ yang telah punya nama besar. Seru bukan?

Hasil audisi penyisihan, Jogkidz lolos ke babak final dan masuk dalam 15 besar. Membawakan lagu wajib pilihan ‘Indonesia Pusaka’ dan mengusung lagu pilihan sendiri: ‘Bendera’ karya Eross Chandra. Dengan aransemennya Jogkidz menuai banyak applaus dari penonton yang memadati lantai 1 Malioboro Mall sore itu.

Hasil akhir? Jogkidz berhasil masuk dalam 5 besar. Dewan yuri pun menilai Jogkidz pantas menyandang predikat Grup Favorit

ALBUM DAN SINGLE :

  • Single Bertahanlah (Special erupsi merapi)
  • Single Bunga Harapan (Still Here Band)
  • Soundtrack Film Cinta Tapi Beda “Melebur Beda” (The Finest Tree)
  • 1 Mini Album The Finest Tree

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s